Bisa, kah?

Bisa, Kah?

Mengamati.

Setiap orang memiliki tanggapan berbeda dengan apa pun yang ada di sekitarnya. Mungkin ada yang berusaha mengikuti keadaan, mungkin ada juga yang dengan mudahnya keadaan mengikuti kehendak orang itu.

Setiap orang juga memiliki cara berbeda untuk mengekspresikan dirinya. Mungkin bisa bersembunyi dan terlihat baik baik saja, atau bisa memperlihatkan keadaan yang kurang baik di hadapan orang lain. Semuanya berbeda.

Yha, manusia.

Setiap manusia pasti berpikir untuk bisa selalu lebih dan lebih baik lagi. Baik untuk diri sendiri, atau untuk orang lain. Tapi, tak semua keadaan bisa sempurna seperti apa yang kita inginkan. Ada titik limit, ada waktu dimana memang kita butuh diam di tempat.


Aku adalah diriku. Dan tidak bisa sepenuhnya diketahui

Kamu adalah dirimu. Tidak bisa aku paksakan kehendakmu

Dan kita sama, kita manusia.

Tidak ada kepemilikan satu sama lain yang harus membuatmu merasa berada di atas langit.

Aku bisa menjadi kamu, dan kamu bisa menjadi aku ketika kita bisa saling mengerti

Bisa, kah?

 

(Anadilla, 2015)

Show 9 Comments

9 Comments

  1. LFM

    Tidak semua cara orang lain dapat berjalan dalam langkahmu, begitupun sebaliknya. Intinya kita harus melakukan cara kita selagi itu baik bukan?

  2. Ridha Miftahul Huda

    Aku adalah aku,
    Kamu ya kamu,
    Kita berbeda, tapi.. bisakah perbedaan itu menyatukan kita…

  3. Mayaya

    Aku adalah aku, bila kamu menemukan sosok ku di diri orang lain. Aku akan menjadi aku yang tidak akan kamu temukan di diri yang lain.

  4. Muhammad Arya Sya'bani

    Karena memaksakan kehendak kepada seseorang itu sama saja dengan penjajahan/perbudakan. Dan Pembukaan Konstitusi UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan. Jadi seharusnya bisa sih.

  5. Nurul Fadilah Syam

    Bisa tapi butuh waktu & proses yang panjang untuk saling mengerti ~

  6. Erick Wijaya

    Belajar menjalani hari demi hari
    Bertahan dalam setiap situasi
    Menghadapi dunia dengan berbagai ekspresi
    Menyembunyikan rasa di dalam hati

    Bertemu dengan banyak manusia
    Hanya sedikit yang berbeda rasa
    Semakin dekat semakin belajar bersama
    Dalam susah dan sukaria

    Hanya dengan saling terbuka
    Mampulah untuk memahami hatinya
    Tidak dikuasai emosi kata dan jiwa
    Saat bertentangan dengan pendapatnya

    Jika tersiksa,
    Lepaskan saja
    Asal tidak saling menyakiti
    Semua orang akan menemukan jalannya sendiri

  7. EmaknyaBeTet

    Aku adalah aku, yang kadang mencoba untuk memahami apa yang kamu rasakan
    Tp kamu tetaplah dirimu yang kadang sangat menyenangkan ketika bercerita sesuatu yg membuat mu sangat bersemangat tapi tak jarang kembali menyebalkan saat dengan keras kepalamu tidak ingin berbagi sesuatu yg membuat mu tidak fokus dalam hari itu,
    Padahal bukan baru sehari dua hari kita bersama tapi dalam hitungan tahun masih kurang cukupkah kita untuk bisa saling terbuka?.
    Jangan pernah takut membagi beban mu hanya karena perasaanmu akan menyusahkanku, tidak, ini pilihan ku, memilih bersama mu mulai saat pertama kita bertemu hingga detik ini, adalah sudah dengan segala konsekuensi di dalamnya..
    Kau selalu memaksaku untuk bercerita segala hal yg aku alami padahal kau sangat tau bahkan tanpa kau paksa pun dengan sendirinya aku akn bercerita tp sepertinya momentnya memang kurang tepat,, tidak apa sesekali kita sama2 membuat kesalahan tp besok kita perbaiki bersama2 lagi ya kesalahan yg kemarin.. Bisa kan?.
    Mohon revisi nya Teteh.. Hehehe

  8. arkhiecuy

    Yang penting dibuat nyaman. Walau seolah hilang dan tampak diam. Hadir dimana topeng maupun sandiwara dimulai. Tengoklah sebuah karya, jangan menghindari kata hati. Pahami warnanya, bicara sekarang bukan nanti.

  9. Untuk saling mengerti tidak harus menjadi orang lain, tetaplah menjadi dirimu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *